Pages

Saturday, September 27, 2014

Bentuk Pronoun Tergantung Posisi: Subjek atau Objek, Part 1

Apakah pronoun itu?

Pronoun adalah kata ganti. Contoh pronoun pada bahasa Indonesia: saya, kamu, dia, mereka.

Perhatikan bahwa Pronoun dalam bahasa Indonesia tetap sama, apakah di posisi subjek atau objek.

Saya makan nasi.

Nasi dimakan saya.

Bahasa Inggris lebih ruwet. Dalam bahasa Inggris dikenal tiga bentuk pronoun: subjective (sebagai subjek), objective (sebagai objek), dan possessive (kepunyaan). (Pada pos ini saya hanya membahas subjective dan objective pronoun.)

Indonesia English
Saya menedang bola. Bola ditendang saya. I kick a ball. A ball is kicked by me.

Menambah keruwetan, bahasa Inggris membedakan pronoun kata orang ketiga (dia, ia) tergantung apakah dia itu laki-laki, dia itu perempuan, atau dia itu binatang atau benda mati.

Indonesia English
Andi suka Mira. Dia (Andi) juga suka Susi. Andi likes Mira. He also likes Susi.
Mira benci Andi. Dia (Mira) juga benci Susi. Mira hates Andi. She also hates Susi.
Anjing menggongong. Dia (anjing) menggonggong di pintu. A dog barks. It barks at the door.

Sampai di sini kamu perlu ingat dua perbedaan utama pronoun bahasa Indonesia dan pronoun bahasa Inggris:
  1. Pronoun bahasa Inggris berubah bentuk tergantung posisinya, apakah di subjek atau di objek.
  2. Pronoun dia dalam bahasa Inggris membedakan apakah dia laki-laki, dia perempuan, atau dia binatang/benda mati.

Siap untuk belajar lebih detail? Silahkan lanjut baca ke pos “Bentuk ‘Pronoun’ Tergantung Posisi: Subjek atau Objek, Part 2.”

Pos-pos yang berhubungan:

Arti Idiom "Lead-Pipe Cinch"

“I never give a sucker an even break, and that’s a lead-pipe cinch,” teriak Scarface, seekor nuri dalam kisah Trio Detektif: Misteri Nuri Gagap.

Figure 1. Cover Depan Alfred Hitchcock & Trio Detektif dalam Misteri Nuri Gagap


Lead-pipe = pipa timah hitam
Cinch = suatu yang mudah dan pasti, gampang

Kalau kita gabungkan:

Lead-pipe cinch = pipa timah hitam yang mudah dan pasti

Nah lho?! Kok gak nyambung ya.

Saya mencari idiom ini di kamus Inggris-Inggris tapi kamus-kamus yang saya miliki tidak mencantumkan entry ini. Saya coba Kamus Inggris-Indonesia Echols & Shadily (Gramedia). Ada!

Lead-pipe cinch: Informal. a) kepastian, hal yang pasti b) gampang, mudah.

Hal di atas adalah salah satu contoh lagi bahwa kamu sebaiknya memiliki beberapa kamus. Apa yang tidak ada di satu kamus mungkin tercantum di kamus yang lain.

Pos-pos yang berhubungan:

Saturday, September 20, 2014

"Avast" Teriak Kapten Haddock. Apa Yang Ia Maksud?

Saya berusaha mencari arti kata "Avast" di Kamus Inggris Indonesia Gramedia (John M. Echols dan Hassan Shadily). Hasilnya: nihil.

Figure 1. Tintin The Secret of the Unicorn - Avast
Saya coba Kamus Inggris Indonesia Peter Salim. Juga tidak tercantum.

Ah, kamus Inggris-Indonesia mengecewakan; tidak lengkap.

 Lagi-lagi saya harus berkonsultasi dengan The New Oxford American Dictionary:


Avast  /e vast/ exclam. Nautical  stop; cease. 

Origin: early 17th cent.: from Dutch hou’vast, houd vast ‘hold fast!’

Jadi yang dimaksud Kapten Haddock adalah: “Berhenti!” 


Nah, kalau kamu mau serius belajar bahasa Inggris, memiliki cuma kamus Inggris-Indonesia tidaklah cukup karena banyak kata-kata yang tidak tercantum.

Karena itu, kamu perlu juga punya kamus Inggris-Inggris seperti The New Oxford American Dictionary (highly recommended), Merriam-Webster’s Collegiate Dictionary, The American Heritage College Dictionary, Longman Dictionary of Contemporary English.

Pos-pos yang berhubungan: